Tiga Jembatan Tradisional TERCANTIK di Jepang

Setelah sukses dan mendapat sambutan yang luar biasa atas oleh-oleh kami, Praja IPDN selama mengikuti kegiatan WAHANA KARYA WISATA PRAJA IPDN - 20008, kembali akan kami bagi pengalaman menarik yang kami dapatkan selama mengikuti kegiatan ini.

Adapun, pengalaman yang telah kami bagi antara lain:
- Cerita Bagaimana Jepang Memperlakukan Binatang
- Rambu/ Pengumuman aneh
- [sedikit Oleh-oleh] Bagaimana Kebersihan Dijaga
- Matahari itu berbentuk KOTAK
- Pedagang Kaki Lima di Negara Maju

Kali ini, kami akan berbagi mengenai Tiga Jembatan Tradisional Tercantik yang tetap dipertahankan keberadaannya di Jepang, sampai detik ini. Ada pepatah yang mengatakan, kalau berkunjung ke Jepang, jangan lupa mengunjungi Kyoto, jantungnya Jepang dan salah satu dari tiga jembatan tradisional ini

Bagi kita, mungkin jembatan-jembatan ini terlihat biasa, namun setelah kami, Praja IPDN pelajari, inilah kelebihan pemerintah Jepang. Mereka pandai mengemas suatu obyek biasa menjadi sesuatu yang luar biasa

1. Jembatan Tradisional Tercantik Pertama di Jepang: JEMBATAN KINTAI di Yamaguchi Prefecture.

Jembatan Kintai ini dibangun di tahun 1673, sebelum berdirinya Kintai Prefecture. Namun, sejalan dengan perkembangannya, jembatan ini hancur saat oleh bencana banjir besar dalam sejarahnya. Desain baru, yang berbentuk melengkung tersebut dimaksudkan untuk memperkuat struktur jembatan, selain juga untuk meminimalisasi beban akibat arus aliran sungai. Sejarah jembatan ini mencatat, meskipun renovasi dan pemugaran jembatan sering dilakukan, namun akibat derasnya arus sungai, jembatan ini sering mengalami kerusakan bahkan sampai mengalami roboh. Terakhir, pada tahun 1951, jembatan ini dipugar untuk kesekian kalinya dan sekitar tahun 2004, karena usianya, jembatan ini mengalami pemugaran sekali lagi dan masih bisa bertahan sampai detik ini.

2. Jembatan Tradisional Tercantik Kedua di Jepang: JEMBATAN SHINKYO di Tochigiji Prefecture.

Jembatan ini dibangun melintasi Sungai Daiya dan menghubungkan Nikko City dan kuil utama disana. Jembatan yang dibangun dengan konstruksi melengkung berbahan dasar kayu merah ini, pada awal mulanya hanya diperbolehkan untuk dilalui oleh keluarga kerajaan. Berlatar belakang hamparan pepohonan yang terkenal sebagai salah satu pemandangan alam terbaik di Jepang

3. Jembatan Tradisional Tercantik Ketiga di Jepang: JEMBATAN TSUUJYUNKYO di Kumamoto Prefecture.

Jembatan bersejarah ini dibangun dengan struktur melengkung berbahan dasar batu gunung (Kumamoto terkenal dengan batu gunung berkualitas terbaik). Jembatan batu terbesar di Jepang ini sebenarnya dirancang untuk memindahkan aliran sungai saat debitnya menaik. Oleh karena itu, tampak bagaimana air mengalir dari atas jembatan, seperti terlihat pada photo di atas.

Kami, Praja IPDN,di bagian akhir artikel ini, mengajak anda semua untuk berlogika: Kira-kira, mengapa ketiga jembatan tua tersebut berstruktur melengkung?? Apa alasannya??. Mari kita berdiskusi dalam koridor mencerdaskan dan menambah wawasan anak bangsa

Category: ,  
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response.
0 Responses