13 TITIK EROTIS

Untuk memulai hubungan intim, biasanya dilakukan pemanasan. Salah satu pemanasan adalah melalui sentuhan erotis yang penuh gairah. Tahap pertama bisa Anda lakukan ialah menyentuh lembut bagian lengannya. Jika pasangan Anda mulai memperlihatkan reaksi, Anda bisa mengalihkannya ke bagian yang lain. Minimal ada 13 titik utama sentuhan erotis yang membangkitkan gairah.

Pangkal lengan
Geser tangan Anda ke atas karena pangkal lengan merupakan bagian yang terdekat untuk melanjutkan sentuhan. Pada saat itu sentuhan di lengan ini akan terlihat bagaimana reaksinya. Pangkal lengan bagian dalam lebih sensitif di bandingkan bagian luar.

Ketiak
Pasangan Anda akan suka sekali jika di sentuh di bagian ini. Setelah menyentuh pangkal lengannya, Anda bisa meneruskannya ke arah ketiak. Bagian ini cukup sensitif sehingga sentuhan yang Anda lakukan jangan sampai menggangu suasana. Misalnya, malah membuatnya kegelian dan bukannya terangsang. Anda bisa mengarahkan sentuhan pada bagian depan ketiak, tepatnya di pangkal lengan.

Leher
Setelah menyusuri ketiak, teruskan ke bagian atas atau ke bawah. Jika ke atas, arahkan ke lehernya, bisa sisi kanan maupun kiri. Sentuhan yang lembut pada bagian ini akan membuat pasangan bergairah. Selanjutnya telusuri bagian leher dari depan hingga belakang, lakukan dengan perlahan dan lembut karena bagian belakan leher sangat sensitif. Lihat bagaimana reaksinya saat Anda menelusuri bagian belakang lehernya.

Belakang telinga
Pada bagian ini, ringankan sentuhan Anda dan kurangi tekanan pada tangan. Lakukan dengan lembut. Coba lakukan sentuhan yang terasa antara ada dan tiada karena iramanya akan terasa sensasional.

Pipi dan bibir
Anda tidak harus terus bermain di belakang telinganya. Misalnya, saat jemari telunjuk Anda menyentuh belakang telinganya dan jari yang lain menyentuh pipi. Jari lainnya bisa menyentuh bibirnya. Ingat, dengan semakin lembut sentuhan Anda pada bagian-bagian tubuhnya, gairahnya akan semakin meningkat.

Payudara
Sentuh bagian ini dengan elusan lembut dan remasan mesra, maka pasangan Anda akan menyukainya. Hampir seluruh bagian payudara merupakan daerah yang sensitif. Anda bisa merangsangnya menggunakan tangan, mulut, lidah dan bahkan gigi.

Puting payudara
Ini bagian payudara yang paling sensitif. Puting bila disentuh akan muncul tanda bintik-bintik dan mengeras sebagai pertanda telah terangsang. Mainkan jari di bagian ini karena akan membuat pasangan menggelinjang. Apalagi jika bagian ini dijilat atau dikulum dengan mesra sambil dibasahi, maka sensasi yang ditimbulkannya akan luar biasa.


Perut
Seluruh wilayah perut akan menimbulkan rangsangan hebat bila disentuh dengan lembut dan rabaan mesra. Apalagi, jika sentuhan bukan hanya dilakukan oleh tangan, tapi juga lidah.

Punggung
Meski ada di belakang tubuh, punggung tidak kalah sensitive bila diraba pada titik erotik. Mau tahu di mana titik itu? Tepat di tengah-tengah punggung. Rabalah dengan lembut menggunakan kuku. Jangan kasar ya, nanti pasangan malah tercakar.

Pinggul
Daerah ini termasuk daerah puncak kenikmatan. Ada beberapa bagian yang sangan sensitif dan menimbulkan rangsangan bila disentuh. Antara lain pinggul bagian belakang. Kalau diremas-remas, maka rangsangannya luar biasa.

Pangkal paha
Pangkal paha merupakan bagian pinggul yang mengarah pada puncak kenikmatan. Rangsangan lembut di bagian ini akan menimbulkan reaksi yang hebat. Biasanya wanita jarang sekali bisa bertahan bila sudah dirangsang di bagian ini.

Paha
Rabalah bagian paha ini dengan lembut. Bila muncul bintik-bintik, pertanda rangsangan telah timbul. Maka rabalah terus dengan mesra dan lembut.

Vagina
Inilah bagian inti yang akan menimbulkan puncak kenikmatan dalam berhubungan intim. Perlu diketahui bahwa pada vagina ada beberapa bagian titik rangsangan, di antaranya bibir vagina, daerah sekitar vagina dan puncaknya pada klitoris. Ini berupa daging kecil yang berada di tengah-tengah vagina sebesar kacang tanah. Daging kecil ini bila dirangsang dengan sentuhan maupun jilatan akan menimbulkan kenikmatan.

Category:  
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response.
0 Responses