Showing posts with label artikel. Show all posts

explore human body

1. Jika tenggorokanmu gatal, garuk telingamu!
"Jika saraf dekat telinga distimulasi, bisa menciptakan reflek di tenggorokan yang mampu menghasilkan kejang otot " kata Scott Schaffer, M.D., presiden dari pusat spesialis THT di Gibbsboro, New Jersey. "Kejang ini bisa menghilangkan rasa gatal."

2. Rasakan pendengaran supersonik!
Jika anda terjebak di tengah ramainya orang ngobrol di pesta, condongkan tubuh dengan telinga kanan ke depan. Telinga kanan lebih baik daripda telinga kiri dalam hal mengikuti ritme obrolan yang cepat, menurut peneliti dari UCLA David Geffen School of Medicine. Sebaliknya, jika and aingin mengidentifikasi lagu yang dimainin dengan lembut di elevator, gunakan bagian kiri telinga, ini lebih baik dalam memilah nada musik.

3. Atasi keinginanmu yang paling mendesak!
Pengen pipis? Nggak ada kamar mandi? Lo cowok? Ngayal aja...
Mikir tentang seks bisa menyibukkan otak, hasilnya lo nggak bakal ngerasa nggak nyaman, kata Larry Lipshultz, M.D., kepala pengobatan reproduksi pria di Baylor College of Medicine.

4. Hilangkan rasa sakit!
Peneliti Jerman telah menemukan bahwa batuk saat disuntik bisa mengurangi rasa sakit dari jarum suntik. Menurut Taras Usichenko, pengarang 'mempelajari fenomena', trik ini menyebabkan kejutan, kenaikan sementara tekanan di dada dan kanal spinal, menahan struktur pengatur rasa sakit di pusat tulang belakang.

5. Longgarkan hidungmu yang mampet!
Cara termudah, tercepat, termurah untuk melegakan tekanan sinus adalah tekan lidahmu ke bagian atap mulut, lalu tekan dengan satu jari tempat diantara alis. Ini bisa menyebabkan tulang vomer (tulang tipis yang misahin lubang hidung), yang menghubungkan saluran hidung ke mulut bergerak maju mundur, kata Lisa DeStefano, D.O., asisten profesor di Michigan State University ilmu pengobatan osteopathic. Gerakannya melonggarkan hidung mampet; setelah 20 detik, anda akan merasa sinus berngasur-angsur hilang.

6. Fight fire without water!
Penelitian menunjukkanpasien yang tidur miring ke kiri lebih kecil resiko terserang acid reflux. Kerongkongan dan dan perut berhubungan dengan posisi. Waktu anda tidur miring ke kanan, perut lebih tinggi dari kerongkongan, membuat makanan dan asam perut mengalir ke tenggorokan. Jika miring ke kiri, perut lebih rendah dari kerongkongan.

7. Menyembuhkan sakit gigi tanpa buka mulut!
Gosokkan es di bagian belakang telapak tangan, bagian berbentuk huruf V antara jempol dan telunjuk. Peneliti Kanada menemukan tehnik ini mengurangi rasa sakit gigi sebanyak 50 persen dibanding tanpa menggunakan es. Alur saraf di daerah V tersebut menstimulasi daerah otak dan mencegah sinyal rasa sakit ke wajah dan tangan.

8. Make burns disappear!
Saat anda menyentuh kompor panas secara tidak sengaja, bersihkan kulit dan berikan pijatan ringan dengan ujung jari lain yang tidak terluka. Es akan mempercepat hilangnya rasa sakit, kata Dr. DeStefano, namun karena hukum alam akan mengembalikan kulit yang terbakan ke suhu normal, kulit akan sedikit melepuh.

9. Stop the world from spinning!
Terlalu banyak minum membuat pening? Letakkan tangan pada tempat yang stabil. Bagian telinga yang mengatur keseimbangan, Cupula, mengalirkan cairan dengan densitas yang sama seperti darah. "Saat alkohol mengencerkan darah di cupula, cupula menjadi kurang padat dan naik" kata Dr. Schaffer. Ini membuat otak bingung. This confuses your brain. Sentuhan dari obyek yang stabil memberikan opini kedua, dan anda bisa merasa lebih seimbang. Karena saraf di tangan sangat sensitif.

10. Unstitch your side!
Jika anda seperti kebanyakan orang, saat lari, anda menghembuskan nafas saat kaki kanan menyentuh tanah. Ini menyebabkan tekanan ke bawah di baian liver (yang mana terletak di bagian kanan), dan akan menarik diafragma dan menyebabkan side stitch (suduken basa jawanya, kram perut mungkin indonya), menurut Doctors Book of Home Remedies for Men. Pemecahannya: Hembuskan nafas saat kaki kanan yang menghentak tanah.

11. Stanch blood with a single finger!
Jepit hidungmu dan bersandar ke belakang adalah cara terbaik menghentikan mimisan jika kamu nggak keberatan choking on your own O positive. Cara yang lebih enak: Letakkan kapas di bagian upper gums (fleshy tissue which covers the bones of the jaw and the lower portions of the teeth) dibelakang dibagian bawah hidung dan tekan sekuat-kuatnya. "Kebanyakan pendarahan datang dari septum, dinding tulang rawan yang memisahkan hidung" kata Peter Desmarais, M.D., THT specialis di Entabeni Hospital, di Durban, South Africa. "Penekanan disini bisa membantu menghentikan.."

12. Make your heart stand still!
Mencoba mengatasi firstdate jitters? Tiup jempolmu. Syaraf vagus, bertugas mengendalikan detak jantung, bisa dikontrol melalui nafas, kata Ben Abo, emergency medical services specialist di University of Pittsburgh. Ini bisa membuat detak jantung kembali normal.

13. Cairkan otak!
Terlalu banyak es krim akan membekukan otak, wih...maksudnya ada sensasi pening geto. Tekan lidah ke langit-langit mulut, tutup bagian langit-langit sebanyak yang kamu bisa "Karena syaraf di langit-langit mulut menjadi sangat dingin, tubuh mengira otak anda juga beku" kata Abo. "Hasilnya, overheats, menimbulkan icecream headache." Semakin banyak tekanan yang anda lakukan,makin cepet loh sakit kepalanya berkurang.

14. Prevent nearsightedness!
Jarak pandang yang payah jarang disebabkan faktor genetis, kata Anne Barber, O.D., optometrist dari Tacoma, Washington. "Ini biasanya disebabkan tekanan nearpoint." Dengan kata lain, melototin layar kompi terlalu lama. Coba trik ini, tutup mata, tegangkan badan, ambil nafas yang dalam, setelah beberapa detik, hembuskan nafas dan regangkan otot pada saat yang bersamaan. Mengencangkan dan menegangkan otot semacam bisep bisa membuat otot lain yang tidak berhubungan seperti otot mata juga ikut relaks.

15. Wake the dead!
Jika tangan anda mati rasa saat menyetir atau duduk dengan posisi salah, goyangkan kepala (dugem geleng geleng). Bisa menghilangkan kurang dari semenit, kata Dr. DeStefano. Mati rasa disebabkan tekanan kumpulan syaraf di leher, melonggarkan otot leher menghilangkan tekanan.

16. Impress your friends!
Kalau anda ada di pesta coba trik ini, Suruh teman anda berdiri tegak, rentangkan tangan dan posisi telapak tangan menghadap bawah, tetap pada posisi ini. Lalu letakkan dua jarimu di pergelangan tangannya dan dorong ke bawah, temenmu pasti ngelawan. Sekarang buat dia meletakkan satu kaki di tempat yang lebih tinggi beberapa inch (tumpukan buku atau majalah mungkin) dan ulangi yang tadi, hehehe....Dengan membuat posisi pinggang tidak rata, otak menganggap tulang belakang menjadi vulnerable, sehingga menghentikan kemampuan tubuh untuk menghindar, Rachel Cosgrove, C.S.C.S., pemilik Results Fitness, di Santa Clarita, California.

17. Breathe underwater!
Jika anda kesusahan mencapai seperempat dari dasar kolam renang, ambil nafas pendek sebelum menyelam sangat penting, hyperventilate (bernafas cepat dan dalam). Saat di dalam air, bukan kekurangan oksigen yang membuat anda ingin bernafas, tapi peningkatan karbon dioksia, yang membuat darah anda asam, dan mengirim sinyal ke otak ada yang tidak beres," Saat melakukan hyperventilate, aliran oksigen melambatkan aktifitas darah," kata Jonathan Armbruster, Ph.D., asosiasi profesor biologi di Auburn University. "Ini membuat otak anda berpikir memiliki oksigen berlebih." Paling tidak menambah lebih 10 detik.

18. Baca Pikiran!
Punyamu sendiri tentunya! "Jika anda akan berpidato besok, ulangi sebelum tidur," kata Candi Heimgartner, instruktur ilmu biologi di University of Idaho. Karena kebanyakan konsolidasi memori terjadi selama tidur, apapun yang and abaca sebelum tidur kebanyakan di encode.

berbagai sumber

Category:   Leave a Comment
ANALISIS TENTANG WANITA


Sifat Bahan : Berbahaya, Explosif, dan Korosif (terutama terhadap uang)
Nama Unsur : Wanita
Simbol : Wa
Massa Atom : Berkisar 40 kg,biasanya bervariasi antara 40 kg hingga 224 kg

Bentuk Fisik :
1) Permukaan biasa ditutupi oleh semacam bedak (biasanya untuk mengelabui bentuk fisik aslinya)
2) Mendidih tiba-tiba, membeku tanpa alasan
3) Meleleh apabila diperlakukan dengan benar
4) Pahit bila digunakan dengan salah
5) Ditemukan dalam bentuk bermacam-macam mulai dari permukaan yang sangat halus hingga yang sangat kasar
6) Menimbulkan bahaya ledakan yang sangat luar biasa bila disinggung pada bagian yang benar

Bentuk Kimia :
1) Memiliki hubungan yang sangat erat dengan emas, perak, dan batu-batu mulia lainnya
2) Sangat korosif terhadap uang dan barang-barang mahal
3) Dapat meledak secara spontan tanpa tanda tanda terlebih dahulu dan tanpa alasan yang diketahui
4) Mudah terkena rangsangan oleh belaian tangan lelaki, biasanya reaksinya akan sangat luar biasa apabila disertai dengan pujian dan rayuan
5) Pemakan uang paling handal yang pernah dikenal manusia

Kegunaan :
1) Mudah digunakan, khususnya bila ada mobil sport dan rumah mewah di hadapannya
2) Dapat mengurangi stress dan menambah rasa relaks yang sangat luar biasa

Metoda Analisis
1) Secara konvensional dapat dianalisis secara rabaan (hanya bagi ahli kimia dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun)
2) Secara instrumental dapat dianalisis dengan alat Fourier Transformed Infra Red (FTIR) Spectrometer yang dilengkapi dengan Microscope tembus pandang

Hasil Test :
1) Spesimen murninya berwarna pink jika pada keadaan stabil
2) Spesimen murninya berwarna hijau bila didekatkan pada spesimen lawan

Sifat :
1) Sangat berbahaya kecuali di tangan yang sudah ahli
2) Ilegal untuk dimiliki lebih dari dua

Fakta-fakta lain tentang Unsur Wanita (menurut ahli kimia Pria) :
- Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman
- Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki
- Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal
- Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna
- Jika kau setuju semua keinginannya, dia akan ngelonjak
- Jika kau tidak setuju, kau tidak pengertian
- Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai "sudah ahli"
- Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki
- Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan
- Jika tidak kau kunjungi sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain
- Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain
- Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang kau berantakan
- Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat
- Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya
- Jika kau ingin bercinta, dia kata kau tidak menghormatinya
- Jika kau tidak ingin bercinta, dia pikir kau tidak suka padanya
- Jika kau telat satu menit, dia akan marah-marah
- Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang seharusnya seorang wanita
- Jika kau mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh kau punya wanita lain
- Jika dia dikunjungi lelaki lain, "Oh! Sudah biasa, kami wanita!"
- Jika kau menciumnya sebentar, dia tuduh kau orangnya dingin
- Jika kau menciumnya lama, dia teriak bahwa kau kurang ajar
- Jika kau gagal membantu dia menyeberang jalan, kau kurang etika
- Jika kau berhasil membantunya menyeberang jalan, dia anggap itu taktik lelaki
- Jika kau menatap wanita lain, dia tuduh kau buaya
- Jika dia ditatap lelaki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya
- Jika kau membiayai hidupnya, dia pikir kau meremehkannya
- Jika kau tidak membiayai hidupnya, dia pikir kau pelit
- Jika kau bercinta dengan wanita lain, dia minta putus
- Jika dia bercinta dengan lelaki lain, "Bukan salahku! Dia yang memaksa!"
- Jika kau berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang kau inginkan
- Jika kau tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap kau jual mahal
- Jika kau bicara, dia ingin kau sendiri mendengar yang kau bicarakan
- Jika kau mendengar, dia ingin kau yang bicara
- Jika saat bercinta dia diam saja,dia minta dicumbu
- Jika saat bercinta kau diam saja, dia juga diam saja
- Jika dia menangis, kau salah telah membuatnya menangis
- Jika kau menangis, dia pergi darimu karena kau bukan lelaki sejati

Oh Tuhan!
Kau menciptakan UNSUR bernama "WANITA"
Sangat simple, tapi sangat kompleks
Sangat lemah, tapi sangat kuat pengaruhnya
Sangat membingungkan, tapi sangat indah dipandang...

kalo dirumuskan jadi kayak gini

Pasir Hisap

Dapat menghisap manusia ke lubang tak berdasar

Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang sulit maju ataupun mundur.

Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa, belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000 jiwa manusia. Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau teluk sempit di Alaska yang indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup.
Namun, sebagian besar orang kerap tidak pernah menjumpai pasir hidup, apalagi menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok yang dapat menghisap manusia ke lubang tak berdasar.



Akan larut jika permukan pasir hisap terganggu

Seorang ilmuwan dari Universitas Amsterdam, Belanda yakni Daniel Bonn pernah menemui seorang gembala setempat. Sang gembala menunjuk pasir hisap sambil berkata pada Bonn, bahwa pernah ada unta terperosok ke dalam kemudian lenyap tak berbekas.
Lalu segera ia melakukan penyelidikan terkait setelah kembai ke negaranya. Ia membawa sampel pasir ke Belanda dan menganalisis komposisinya. Setelah menemukan bahwa campuran tersebut terdiri atas pasir berkualitas tinggi, tanah liat, dan air garam, Bonn bersama timnya membuat tiruan pasir hisap dalam jumlah besar.
Ia mengamati dan menganalisa dengan cermat puluhan film yang melukiskan pemandangan pasir hisap yang menelan manusia itu, dan mendapati bahwa gambaran yang dilukiskan film-film ini sepenuhnya salah dan keliru.

Kemudian, di dalam laboratoriumnya, Bonn mencampurkan pasir, tanah liat dan air garam, membentuk sebuah maket pasir hidup dalam ruangan kecil untuk diteliti. Setelah percobaan secara berulang-ulang, personel peneliti yang dipimpin Bonn mendapati, bahwa perlu waktu beberapa hari untuk membuat pasir menjadi lengket.
Sebaliknya sangat mudah kalau hendak menghilangkan viskositasnya (sifat merekat), yakni cukup diberi tekanan yang pas di permukaannya. Permukaannya akan segera "larut" dengan cepat jika mendapat gangguan gerak, pasir di permukaan akan menjadi gembur (lembek), dan pasir di lapisan yang dangkal juga akan merosot ke bawah dengan cepat.
Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak di permukaan pasir tenggelam ke bawah, kemudian seiring dengan meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut, pasir yang jatuh ke bawah melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu, lalu akan menciptakan endapan yang tebal, sehingga viskositas atau sifat merekat pasir bertambah cepat, mencegah obyek terperosok lebih jauh.


Butuh kekuatan mengangkat sebuah mobil

Menurut hasil penelitian, bahwa orang yang terperosok ke dalam pasir hisap umumnya tidak bisa bergerak, densitas pasir yang meningkat kemudian merekat di bagian anggota badan bawah yang terperosok dalam pasir hisap tersebut, membentuk tekanan yang sangat besas pada tubuh, membuat kita sangat sulit mengeluarkan tenaga.
Orang yang sangat besar tenaganya sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hisap tersebut. Setelah di kalkulasi peneliti terkait, bahwa untuk mengeluarkan satu kaki korban yang terperangkap dengan kecepatan 1 cm/ detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton, atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil ukuran sedang.
Kecuali dibantu dengan mobil Derek, jika tidak sulit sekali mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hisap tersebut dalam waktu singkat. Hasil penelitian terkait juga menunjukan, menurut hitungan kekuatan ini, jika secara paksa menyeret korban, maka sebelum pasir hisap "melepaskan" korban yang terperangkap, tubuh korban sudah putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu. Resiko yang diakibatkan tindakan demikian jauh lebih berbahaya dibanding membiarkan korban tetap berada dalam pasir hisap tersebut untuk sementara waktu.


Bagaimana menyelamatkan diri dari perangkap

Sebenarnya sebagian besar pasir hisap tidak jauh berbeda dengan pasir pada umumnya, tidak menyeramkan sebagaimana yang dilukiskan dalam film. Secara prinsipal, ia hanya pasir yang telah diresapi air, karena friksi (gaya gesek) antar butiran pasir berkurang, sehingga menjadi campuran pasir dan air setengah cair yang sulit mendukung. Pasir hidup biasanya dijumpai di sekitar pantai.

Menurut Benn, bahwa hanya ada satu keadaan pasir hisap dapat menenggelamkan manusia (mati tenggelam), yaitu ketika bagian kepala lebih dulu masuk ke dalam, namun kemungkinan terperosok dengan cara demikian sangat kecil. Orang yang terperosok ke dalam pasir hisap hanya merasakan sedikit tekanan pada bagian dada, agak sulit bernapas, tidak akan mengancam jiwa. Air pasang di dekat pasir hidup barulah musuh yang menakutkan bagi korban yang terperangkap.

Orang-orang keliru menafsirkan bahwa dengan menggoyangkan kaki bisa melonggarkan pasir di sekitar badan, sehingga dengan demikian dapat membantu anggota badan untuk keluar dari dalam pasir. Ilmuwan terkait menuturkan, sebetulnya bukan begitu, gerakan demikian hanya akan mempercepat endapan tanah liat, memperkuat viskositas (sifat merekat) pasir hisap, meronta membabi buta hanya akan membuat korban terperosok lebih dalam.


Benn mengatakan, cara untuk terlepas dari pasir hisap tetap ada, yaitu korban yang terperangkap harus menggerakkan secara perlahan kedua kakinya, agar air dan pasir semaksimal merembes masuk ke daerah hampa, dengan begitu akan dapat mengurangi tekanan badan si korban, sekaligus membuat pasir agar perlahan-lahan menggembur.
Selain itu, sang korban juga harus berusaha agar anggota badannya terpisah, sebab jika area permukaan pasir yang disentuh badan semakin besar, maka daya apung yang didapat akan semakin besar. Asalkan korban memiliki kesabaran yang cukup, dengan gerakan yang cukup tenang dan santai, maka secara perlahan pasti akan terbebas dari perangkap pasir hisap.

Selain itu hasil penelitian juga mendapati, saat suatu obyek terperosok ke dalam pasir hisap, kecepatan terbenamnya ditentukan oleh densitas obyek tersebut. Densitas pasir hidup umumnya 2 g/milliliter, sedangkan densitas manusia adalah 1g/milliliter. Di bawah densitas demikian, tubuh manusia yang terbenam ke pasir hidup tidak akan mati tenggelam, kerap akan berhenti sampai sebatas pinggang.

Selain itu peneliti juga mendapati, bahwa meskipun sejumlah obyek yang berdensitas lebih besar dari pasir hidup, tapi tetap bisa mengapung di atas pasir hidup. Dalam percobaan terkait, mereka kemudian meletakkan bola aluminium yang berdensitas 2.7g/mililiter di atas permukaan pasir hisap.
Dan meskipun densitasnya lebih besar dari pasir hidup. Namun karena mendapat pengaruh daya apung pasir hisap dan tegangan pasir, maka bola aluminium tetap bisa dengan tenang berada di permukaan pasir hidup. Bola tersebut tidak tenggelam hingga para peneliti menggetarkan pasir hisap dan membuat gerakan yang menyebabkan campuran lebih cair. Ketika melakukan hal ini, bola aluminium benar-benar seluruhnya tenggelam.
Namun saat menggunakan bola aluminium yang memiliki kerapatan sama dengan manusia yang berarti lebih rendah daripada kerapatan pasir hisap, bola tersebut tidak pernah tenggelam walaupun campuran diperlakukan dengan kasar. Jatuhnya objek ke pasir hisap menyebabkan pastikel pasir bercampur air kehilangan kestabilan.
Jika terus diberi tekanan, campuran tersebut akan berubah menjadi lebih cair di permukaan dan sangat padat di dasarnya. "Semakin besar tekanannya, semakin banyak cairan yang terbentuk di pasir hisap sehingga gerakan korban membuatnya terperosok semakin dalam," kata Daniel Bonn, pemimpin penelitian dari University of Amsterdam sebagaimana ditulis dalam jurnal Nature.
Berdasarkan pengukuran terhadap peralatan aluminium ini, meningkatkan tekanan fisik ke partikel sebesar 1 persen menyebabkan kecepatan tenggelamnya naik sejuta kali. Bonn menambahkan bahwa menarik benda dari pasir pada tahap ini membutuhkan kekuatan setara mengangkat mobil berukuran menengah.


Sabar dan tenang

"Yang paling berbahaya adalah apabila pasir hisap cenderung menarik dengan cepat," katanya. Tapi, kesabaran dapat menyelamatkan Anda. Jika ditunggu dengan sabar, partikel pasir lambat laun akan stabil sehingga daya apung campuran tersebut akan mengangkat Anda ke atas.

Kami mengetahui bahwa lapisan pasir di bawahnya lebih rapat sedangkan air lebih banyak di lapisan atas. Lapisan pasir yang sangat pekat di bawah sangat sedikit mengandung air sehingga sulit melepas kaki yang terperosok ke dalamnya,� lanjut Bonn.


Sarannya, tetaplah tenang dan biasanya Anda akan terapung. Luruskan punggung Anda untuk memperluas area yang bebas dan tunggu hingga kaki bebas dari pasir. Bonn juga menyarankan agar kaki bergerak untuk mengendalikan air sehingga Anda terapung. "Anda harus memasukkan air ke dalam pasir dan cara yang paling mudah adalah memutar-mutar sekitar kaki di dalam pasir hisap," tambahnya.
Saran tersebut kemungkinan besar benar. Buktinya, bola aluminium kedua dalam percobaan ini tidak tenggelam lebih dari setengah bagian. Meskipun bola tersebut hanya empat milimeter diameternya, kerapatannya sama dengan manusia sehingga bisa digunakan sebagai model manusia.

Pubic Hair

Anoew - Sumsel, Indonesia


Dear KoKiers,

Pubic Hair ini memang kadang-kadang suka bikin repot. Dibiarkan panjang gondrong malah suka nyelonong keluar dari CD, tapi kalau dicukur habis sampai botak gitu kok malah aneh ya, dan kadang jadi geli sendiri kalau melihatnya. Malah pernah ada protes dari mak’e Ucrit, “Iiiih aneh ah.., nggak macho!” Lho?! Saya baru nyadar kalau bulu-bulu itu bisa merubah penampilan sosok si kecil yang kadang suka membesar itu, bisa menjadi macho atau sebaliknya, culun.

Pengalaman dengan si bulu ini bermacam-macam. Mulai dari diprotes nggak macho, sampai pada kejadian memalukan di kolam renang dan kejadian nan mengharukan gara-gara terjepit retsleting. Sungguh bikin repot memang. Sewaktu em-el pun demikian. Kadang waktu pemanasan istri saya suka protes dari bawah sana, “Iiiiiihh…. Ihhhhhh…”, ujarnya sambil sesekali tanggannya membersihkan giginya. Saya tersenyum geli di tengah-tengah rangsangan sambil usil berujar kepadanya, “Jangan kena gigi yaaa”. Dan dia pun membalas tak kalah jail-nya, “Tenang aja bos, kena gigi uang kembali..”

Ayo kita cabut eh, kupas satu-satu kejadiannya.

Akhir pekan yang cerah di penghujung masa cuti dimana kesempatan berkumpul dengan keluarga, kami bertiga berniat menyegarkan badan dan otak yang butek ini dengan berenang di kolam renang air panas di daerah Slawi Jawa Tengah. Setelah sarapan kami segera bergegas kembali ke kamar mengambil pakaian renang masing-masing, tak lupa dengan segala perangkatnya. “Ayah, aku duluan kesana sama bunda ya”, teriak Si Ucrit. Saya mengiyakan dengan teriakan pula dari dalam kamar mandi karena musti buang hajat setelah sarapan. Rugi ya, habis sarapan dan ngopi kok malah keluar lagi, pantesan nggak nambah gemuk..!

Akhirnya saya menyusul mereka yang telah asik berenang kesana kemari menikmati hangatnya air kolam Guci sambil main lempar bola plastik. Saya tersenyum haru campur bahagia melihat mereka, sungguh saya bersyukur diberikan keindahan ini. Tapi, senyum haru ini nggak lama karena tiba-tiba Si Bunda melongo sambil tangannya ribut menunjuk ke arah saya. Langkah saya yang tadinya mau lompat ke air jadi terhenti. Bingung. Akhirnya dia keluar dari kolam dan buru-buru menghampiri saya dan berbisik, “Ssssst…. Itu bulunya kelihatan! Cepet balik badan sana, ganti celana yang lain!” katanya mendelik sambil mengangsurkan "Handuk". Saya melirik ke bawah lantas tersadar kaget, ya ampuuuun….! Untung Si Ucrit lagi asyik-asyiknya berenang!

Buru-buru balik ke kamar bermaksud mencari celana pengganti tapi nggak nemu, karena memang saya cuma punya satu itu! Sedikit berbeda dengan kasusnya Diah Bukan Pitaloka temennya Suika di artikel “Kehabisan Celana Dalam”, saya “cuma” nggak punya stok celana renang. Dan usut punya usut, ternyata memang bukan celana renang yang jadi sumber masalah, melainkan pubic hair di dalamnya yang membandel mengintip dunia luar.

Segera saya cari gunting dengan pertolongan petugas hotel yang harus nyari dulu ke warung, dan tentu saja perlu waktu yang nggak sebentar. Tok tok tok, suara pintu diketuk. “Permisi, guntingnya pak…,” suara si petugas dari luar kamar. Cepat saya sambar benda itu dari tangannya dan dengan gemas saya cukur si bulu sialan yang sempat bikin keki itu. Hingga akhirnya selesai sudah! Siap-siap, pakai celana renang dan bermaksud menyusul mereka lagi. Tapi…., baru langkah ini mencapai pintu, terdengar suara anak dan istri saya dengan ceria bercerita betapa menyenangkan berenang dan bermain di kolam renang air hangat! Huuuuuaaaaahhh…! Terus saya gimana dong? Nggak jadi berenang! Gara-gara si gondrong kurang ajar itu, acara berenang dan bersenang-senang jadi batal.

Kejadian lain yang tak kalah mengharukan dan bikin pilu adalah ketika terjepit retsleting. Pagi itu belum genap rasanya tidur ini menebus mata yang masih sepet dan berat akibat semalam habis-habisan bertempur, Si Bunda membangunkan saya minta diantar ke pasar pagi. “Bentar ajaaaaa…, nanti bunda pulangnya pake taksi deh…”, rengeknya sambil menggoyang-goyang bahu saya. Dengan malas saya bangun dan menyambar celana yang terkapar di lantai akibat pertempuran semalam. Untung malam itu Si Ucrit mau tidur sendiri di kamarnya, setelah dibohongi kalau ayahnya lagi sakit flu. “Takut tertular lhooo…”, timpal emaknya. Hihihi…., kali ini kami saling bahu membahu berbohong..

“Ayaaaaaah.., udah belum?”, teriak istri saya dari luar kamar yang sudah siap dengan tas belanjaannya. “Iya bentar”, sahut saya sambil bangun buru-buru dan mengenakan celana panjang tanpa CD. Karena, CD bekas semalam sudah beralih fungsi menjadi “kain pel”. Srrrttt…, retsleting saya tarik ke atas dan, wadoooooh…. Saya menjerit! Si bulu sialan itu lagi-lagi bikin ulah dengan menahan tarikan retsleting dengan sadisnya pas di tengah-tengah! Walhasil, saya meringis menahan sakit. Mau minta tolong sama dia saya nggak tega. “Ayaaaaah….., cepetan dong! Udah siang ni, ntar keburu habis nggak jadi masak deh..!”, masih saja dia berteriak. Huh, nggak tau apa kalau saya lagi berjuang membebaskan retsleting celana dari penjajahan bulu sialan itu?!

Tiba-tiba dia masuk ke kamar dan terbelalak, tersenyum dan akhirnya tertawa terbahak-bahak begitu melihat saya lagi berkutat dengan retsleting dan si gondrong. “Sini sini, bunda ambilin gunting…” ujarnya. Apaaaa??? Gunting lagi? Perangkat lunak saya mau digunting? Ah bukan, ternyata dia mengambil gunting dan dengan hati-hati menggunting si bulu yang nyangkut sambil berkuliah, “Makanya…, rajin-rajin di-trim dong biar rapi.” Tuturnya sambil sibuk cekrak-cekrik. Hah, memangnya rambut kepala pakai di-trim segala? Kenapa nggak sekalian direbonding atau cream bath aja? Ada-ada aja ah..!

Kala ada salon khusus menangani itu, wah, nggak kebayang kayak apa ya? Mungkin dengan sedikit fantasi liar bisa terwujud Salon Khusus Bulu dengan jasa-jasa sebagai berikut:

  • Cukur dan Cuci Blow Rp.25.000
  • Toning merah, kuning, hijau dan pirang Rp.50.000
  • Keriting khusus bagi yang berbulu lurus Rp.75.000
  • Rebonding Rp.100.000
  • Cream bath Rp.150.000
  • Paket Hemat Rp. 175.000 (cuci, cukur, blow, toning, dan cream bath)

Hihihi...!

Akhirnya setelah terbebas dari siksaan itu, dengan hati-hati saya naikkan retsleting ke atas dan mengenakan kaos siap berangkat ke pasar. Di jalan, istri saya senyum-senyum sementara saya masih cemberut menahan rasa nyeri yang masih cenut-cenut di bawah sana akibat proses pembebasan tadi sedikit banyak ada beberapa bulu yang tercabut dengan keras. Dan dengan santainya istri saya mengomentari tentang si pubic hair ini mulai dari nggak macho kalau botak sampai kepada kasus di Guci yang bikin malu plus repot kalau tragedi retsleting terjadi lagi, tanpa mengacuhkan kepedihan saya hiks..

Ah, memang merepotkan. Dicukur salah, dibiarkan gondrong pun salah…

Salam.

( kali ini nggak ada embel-embelnya, misalnya “Salam Pubic”)

64 Persen Wanita Tak Puas dengan Kehidupan Seksnya

Ternyata, tak hanya kaum perempuan yang tidak puas dengan kehidupan seksualnya, tetapi juga pria. Dari survei Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness atau APSHOW tahun 2008, ditemukan kenyataan bahwa 57 persen pria dan 64 persen perempuan tidak merasa puas dengan kehidupan seksual mereka. Survei APSHOW yang dirilis produsen obat Pfizer dan dilakukan di 13 negara Dari kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, ini mengirimkan data responden sebanyak 328 pria dan 250 perempuan.

Kebanyakan kasus yang terjadi umumnya disebabkan pria tidak memiliki kemampuan mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan, atau disebut disfungsi ereksi. Sayangnya, hanya sedikit kasus disfungsi ereksi yang terungkap dan mendapat penanganan medis yang tepat. Hanya sekitar 13 persen penderita yang sudah tanggap informasi sehingga mau mencari pengobatan yang benar.

Adapun sebagian besar lainnya menutup diri karena tidak mengerti, malu, menganggap hal itu bukan penyakit, dan kemungkinan karena dokter yang menangani tidak siap.

Tingkat kerasnya ereksi pada pria menentukan kualitas hubungan seksual. Ketika seorang pria berhasil mendapatkan tingkat kerasnya ereksi secara maksimal, maka pasangan bisa mendapatkan tingkat kepuasan yang optimal, dan secara individu mampu mendapatkan rasa utuh pada sisi kehidupan yang lainnya.

Dari hasil penelitian juga terungkap bahwa sebagian besar penyebab perempuan sulit untuk mencapai orgasme adalah faktor suami.

''Kebanyakan memang faktor suaminya. Misalnya, ereksi tidak bagus, ejakulasi dini, dan ketidakmampuan untuk merangsang istri, atau kurang foreplay,'' ujar Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS, Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Dari sisi perempuan, ketidakpuasan seksual juga disebabkan perempuan enggan berdiskusi soal seks dengan pasangan sehingga mereka tidak terbuka saat gagal mencapai orgasme.

''Perempuan juga punya andil. Misalnya dia mengalami sakit diabetes, gangguan hormonal saat mau datang bulan, atau akibat kadar testosteron dan esterogen yang mengatur alat vital dalam tubuhnya mengalami gangguan,'' papar Wimpie.

Satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah suasana atau faktor lingkungan. ''Misalnya perempuan tidak sedang mood untuk berhubungan karena habis bertengkar, atau karena ada hal-hal yang belum terselesaikan sehingga ia tidak fokus dengan hubungan intim itu,'' paparnya.

sumber: kompas

Category:   Leave a Comment
Pria Lebih Sering Menolak Seks dari Wanita? [Mood Bercinta] Mood Bercinta VIVAnews - Kunci keharmonisan rumah tangga diantaranya keintiman dan gairah

Mengapa Pria Pilih Video Games dari Seks

Pria Kumpul

VIVAnews - Sebuah majalah game populer di Inggris telah merilis sebuah penelitian baru yang menemukan, sepertiga pria lebih memilih bermain video game daripada menikmati seks dengan pasangan.

Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan pada 1130 pria saat meluncurkan permainan video game baru, Play Station 3 (PS3). Jajak pendapat ini hanya diperuntukkan untuk kaum pria yang sudah menikah.

Yang lebih mengejutkan, saat dilontarkan pertanyaan kedua: "Mana yang akan dipilih melakukan aksi di atas ranjang atau mencoba tantangan seru bermain game baru. Sebuah hasil mengejutkan, 72% responden menyatakan, mereka akan lebih memilih kesempatan mencoba permainan baru dibandingkan menghabiskan malam dengan pasangan mereka,” kata peneliti Mike Elsmore.

Namun, hasil jajak pendapat ini sempat menimbulkan perdebatan, karena pertanyaan yang dilontarkan kurang spesifik. Sayangnya, jajak pendapat ini tidak bisa diisi kaum hawa. Alasannya, wanita kurang menggandrungi video games. Tidak seperti pria yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam bermain video games.

The Race For Souls (Weekend Thread)

The Race For Souls
'The Adoration of the Name of Jesus' by El Greco 1578-80, National Gallery, London

The term, 'Southern Christians' needs our attention and Spengler's reminder of Philip Jenkins' fascinating book, 'The New Faces of Christianity: Believing the Bible in the Global South' is indeed timely. (You must read the entire article, and in particular the second page)

It is timely, because in these foreboding times, clarity of vision is of supreme importance, not least so as to overcome any feeling of despair, but instead, to refocus on how each and everyone of us can do his or her best to forge a better world for our children.

Programs, like the series at the Carnegie Council called 'The Resurgence of Religion in Politics', help us recapture the all important strategic overview, especially, when we are granted a rare understanding of the grand motivator, which is driving key strategic decisions of foe and friend alike:

The fact is, that the race for souls in the most populous parts of the world is won by Christianity.

The distinguished Professor of History and Religious Studies at Pennsylvania State University, Philip Jenkins doesn't tell us what spurs Thug-In-Chief Ahmadinejad, but his statistics do:

In fact, if you want to project the countries in the world that will have the largest numbers of Christians by 2050, here's one projection. At the head of the list would still be the United States, followed, in no particular order, by Brazil, Mexico, Nigeria, the Congo, Ethiopia, the Philippines, and China. Let me give you a list of the countries that were not included in that list: Britain, France, Spain, Italy. Is anyone here old enough to remember something called "Western Christianity?" [...]

Well, if this was just a change of geography, a change of ethnicity, then it would be interesting. But I'm suggesting that it is rather more than that, because the kinds of Christianity that are growing in the Global South—a term by which I mean Africa, Asia, Latin America—are different from what we are used to in the Global North. They are much more enthusiastic; they are much more supernatural-oriented; they have much more of a belief in trans-stream vision, prophecy. [...]

The sooner we understand that our Thug-In-Chief is performing to all Muslims across the globe, we realize his ambition to counter Professor Jenkins' projections.

Anti-Western rage fueled the 1979 Iranian revolution, and Mr. Ahmadinejad has tried to rekindle its energy by spreading Iran’s influence beyond its borders. Battling Washington, chiding Arab leaders and claiming to promote the Palestinian cause have made him extremely popular on the streets from Cairo to Morocco. [...]

Others see an even more ambitious post-Iraq agenda reflected in Mr. Ahmadinejad’s high profile on the issues of Jews, the Holocaust and Israel.

“It is for public consumption in Arab countries,” said Mustafa El-Labbad, editor of Sharqnameh, a magazine specializing in Iranian affairs and published in Cairo. “It is specifically directed toward deepening the gap between the people and their regimes and toward embarrassing the rulers so that the regional power vacuum, especially after Iraq, can be filled by Iran.”

Or, you could call it Phase-1 in his master plan. Controlling Middle Eastern Oil supplies by toppling one regime after the other, is the starting point in his quest for the creation of a global, Shi'a dominated, caliphate (don't miss Andy McCarthy's succinct summary of Arthur Herman's action plan against the Mullahcracy).

Asia, and China in particular, depend on Arab Oil; a dependency, which our Thug-In-Chief certainly intends to put to good use (all it take is a Chinese UN-veto to ensure the continuing slaughter of Christians by Muslim Jihadists on the African continent). For his vision to succeed, he must reverse the rise of Christianity amongst his favorite demographic, the poor in the South; those, who can be most effectively inculcated with Islam's murderous teachings, namely Jihadist doctrines. Professor Jenkins continues:

Let me stress one word. When we look at the emerging Christianity which will be such a force in the 21st century, there is one word I stress: poverty. The average Christian in the world today is a very poor person, inconceivably poor by American or European standards.

If you look at the world's poorest today, then I suggest a rather surprising observation. The largest single religion among the poorest is not Islam, it is not Hinduism. It is Christianity. The problem of extreme poverty in the world is, above all, a Christian issue. This radically affects the way in which people read the Bible, a book which was written by and for a very poor community.

Jenkins' research explains also otherwise often hard to understand motivators for us 'civilized' Christians, that are guiding our friends at the Vatican, most of all the Holy Father, in matters of abortion, birth control and homosexuality: 'Southern Christians', and in particular those in sub-Saharan Africa reject, what Spengler terms, the 'issue of syncretism'.

The Christian problem of having one's cake and eating it, too. Christians too often wish to keep one foot in their Gentile past and another in the Kingdom of God. This dichotomy, I have argued on previous occasions, ultimately doomed European Christianity.

The Vatican knows, that it must resist liberal re-interpretation of biblical doctrine to avoid losing appeal to millions of Southern Christians and potential converts - over 6 million Muslims convert to Christianity every year.

Despite the fact that Muslims by virtue of being poor and uneducated are much more reproductive than others, Islam as a religion is not growing but dying fast.

More and more Muslims are discovering that the violence evinced by some of their coreligionists is not an aberration but is inspired by the teachings of the Quran and the examples set by its author. Muslims are becoming disillusioned with Islam.

No small surprise, especially when you read the whole transcript of Professor Jenkins's lecture; you will understand why both the Old and the New Testament have such a strong appeal in poverty stricken, predominantly agrarian communities in Africa and Asia; and why our Thug-In-Chief is in such desperate need to whip up hype to distract from his domestic morass (let me just mention the fast spreading news of the already widely known hypocrisy on Iranian streets, which basically reduces Islamic clerics to nothing more than dirty little pimps), why he is afraid that he is loosing the battle for souls.

I leave you in hope that like me, you too take courage from more myth destroying gems courtesy of Professor Jenkins:

One of the most important changes around much of the world in the last decade or so has been the spread of sub-replacement fertility. [...] In the last twenty years, the birth rate in Iran, for example, has fallen from six children per woman to two. So the United States now has a higher fertility rate than Iran.

Most Muslim countries in the Near East and North Africa are now rapidly approaching European birth rates—Tunisia, Algeria, Morocco. All these countries are now heading basically for Spanish and Italian rates—not just without government encouragement, but despite government encouragement in many cases to do the opposite. The places that still have the very high rates in the Muslim world are places like—well, you can guess—Iraq, Afghanistan, Somalia, the Gaza Strip.

So that [the spread of sub-replacement fertility] is spreading as a global factor right now.

No wonder, why Thug-In-Chief Ahmadinejad and his fellow Islamofascists are so hell-bent on keeping at least Iraqis, Afghans, Somalis and Palestinians under their draconian yoke - otherwise, who would be left to strap their suicide belt on, other than some of our disgruntled academics...

Category:   2 Comments
A World Apart

A World Apart


Dave Bailey over at FaithFreedom shares with us today his gradual path to the realization, that "despite oft-repeated claims to the contrary, the Koran was definitely not a book of peace".

One week before Christmas, surrounded by the lovely sights and sounds of the Advent season, Bailey's reminder of why most Muslims hate us, seems particularly far removed. But our boys and girls in Iraq face this bigoted hatred every day as they miss their families and loved ones especially badly at this time of the year. So let us 'tune-in', as it were, before we send our prayer and thoughts:

There appears to be a three-part reason for Muslim outrage against the United States, and the West in general:

    1. According to the Koran, any Insult to Islam is a blasphemy that is subject to severe punishment and even death.

    2. According to Islam, the Koran is the inerrant, eternal, and ultimate word of Allah, issued by his final and greatest Prophet. This implies that Muslims, as followers of the Koran, are morally superior to the followers of any other religion. As such, Muslims alone are authorized by Allah to establish law. As the Koran says:

    [3.110] Ye are the best of peoples, evolved for mankind, enjoining what is right, forbidding what is wrong [through Islamic law], and believing in Allah. If only the People of the Book had faith, it were best for them: among them are some who have faith, but most of them are perverted transgressors.

    3. Thus the rescue of an Islamic country’s people by a group of Infidel nations, regardless of the bloodiness of that country’s Muslim ruler, can be seen as an unwelcome exposure of Islamic weakness. Additionally, the U.S. and Coalition roles in setting up a democratic and secular form of government is, to devout Muslims, an overt usurpation of Islam’s Allah-given moral authority over mankind. To these Muslims, the “perverted transgressors,” otherwise known as “the People of the Book (Christians and Jews),” are sitting in the seat of power rightfully held by Allah, dictating terms to Allah’s people. This is the ultimate Insult to Islam, which claims to be the steward of divine laws given to Muslims by Allah himself.

More generally, Infidels insult and humiliate Muslims simply by being successful while Muslims and Islamic nations languish in poverty and chaos. Unwilling to question the usefulness of Allah’s perfect laws, the only acceptable explanation for the abject state of Muslims is that there is a vast conspiracy of Jews and Christians against them. This is the conspiracy to humiliate Muslims that Prime Minister Mahathir Mohamad railed against in his speech.

Our Insult to Islam is that we Infidels have not learned our proper place, in lowly submission to Muslims. Infidels are to be tolerated, the Koran says, but only on terms that the Koran sets. These terms require subservience. Any relation with an Infidel nation that does not explicitly acknowledge Islam’s superiority is, by itself, a humiliation.

Ahh, perfect time to introduce Matthew 10:34-39 [as well in part Luke 12:51-12:53 and Micah 7:6], who quotes Jesus to have said the following:

"Do not suppose that I have come to bring peace to the earth. I did not come to bring peace, but a sword. For I have come to turn "a man against his father, a daughter against her mother, a daughter-in-law against her mother-in-law— a man’s enemies will be the members of his own household."

Anyone who loves his father or mother more than me is not worthy of me; anyone who loves his son or daughter more than me is not worthy of me; and anyone who does not take his cross and follow me is not worthy of me. Whoever finds his life will lose it, and whoever loses his life for my sake will find it."

As David tells us, "many people have accused Jesus of inciting violence because of these verses." So, what sets us apart? The context apart from just about everything else, of course....

The International Bible Society, or IBS, explain the main purpose of Matthew, "to prove to his Jewish readers that Jesus is their Messiah."

He does this primarily by showing how Jesus in his life and ministry fulfilled the OT Scriptures. Although all the Gospel writers quote the OT, Matthew includes nine proof texts unique to his Gospel (1:22–23; 2:15; 2:17–18; 2:23; 4:14–16; 8:17; 12:17–21; 13:35; 27:9–10) to drive home his basic theme: Jesus is the fulfillment of the OT predictions of the Messiah. Matthew even finds the history of God’s people in the OT recapitulated in some aspects of Jesus’ life (see, e.g., his quotation of Hos 11:1 in 2:15). To accomplish his purpose Matthew also emphasizes Jesus’ Davidic lineage (see Recipients, p. 1945).

And Bailey continues to put Matthew's quote into the proper context, explaining that Christians "believe that these verses describe what happens when a person accepts Christ and leaves the religion of his family".

And that is the crux of it. "Islam is not a religion as we in the United States usually define it, because Islam does not consider religion to be a private matter."

Instead, Islam claims the power of law – a very public matter. Furthermore, its laws grant legal and economic rights according to each person’s religion, and it gives Muslims political power over non-Muslims. It also gives Muslims a moral imperative to conquer all of the world’s non-Muslims and establish Islamic governance over them. Thus Islam can be better understood as a political ideology than as a religion.

Islam feels respected only when all other powers, be they religious or political, submit to it. Islam also declares that its adherents can justly exert lethal force when they believe Islam has been insulted by a lack of proper respect for its superiority.

Nowadays, when I hear someone say that Islam is a religion of peace, it reminds me of a line from Tim Burton’s disturbing comedy, Mars Attacks: “We have come in peace, please surrender the planet immediately!”

Translated in everyday terms, one needs only observe Iran's latest election for the 86-member Council of Experts; or rather clerics, who, in order to qualify, "must pass a difficult theological exam - and must be approved by the Council of Guardians, which, as with anything that really matters in Iran, is controlled by the supreme leader. The six key mullahs out of the council's 12 jurists are directly appointed by the supreme leader. So inevitably the election for the Council of Experts had to be supreme-leader-controlled."... and on and on and on.

A world apart indeed; so much so, that it should send every Liberal into a complete spin, galvanizing unwavering resolve to ensure, that the spread of such dictatorial evil shall never be allowed to exert any power over our national and international interests and those of our allies.

Category:   Leave a Comment
Suku Jivaro,pembuat souvenir dari "kepala manusia"

Spoiler for gambar:
[]


Spoiler for gambar:


Spoiler for gambar:


Gambar kepala di atas dibuat dari sebuah kepala manusia yang dijual dengan harga kurang dari 100 dollar dari seorang penyelundup kepala manusia di Panama…

Suku Jivaro adalah sebuah suku yang berada di Amerika Selatan. Dari berbagai isu yang menyebar luas, sampai sekarang Suku Jivaro masih melakukan praktek pemenggalan kepala manusia, menyusutkannya, dan menjualnya.

Tradisi menyeramkan yang sempat menggemparkan warga sekitar ini tapi masih tetap bertahan dan dilakukan secara ilegal walaupun sudah dilarang oleh pemerintahan setempat. Hal ini terjadi karena banyak permintaan turis asing maupun dalam negeri akan contoh keterampilan suku Jivaro ini dalam mengawetkan dan menyusutkan kepala manusia,bahkan anda juga bisa melihatnya ada di dalam film pirates of caribean, dimana kapten jack sparrow memakai nya sebagai hiasan di bajunya.
Tradisi menyeramkan ini walaupun sudah dilarang oleh pemerintahan setempat tapi masih tetap bertahan walaupun dilakukan secara ilegal. Hal ini terjadi karena banyak permintaan turis akan contoh keterampilan suku Jivaro ini dalam mengawetkan dan menyusutkan kepala manusia.
Tradisi penyusutan kepala ini menjadi rahasia suku Jivaro selama bertahun-tahun namun belakangan, cara pembuatannya diketahui oleh seseorang yang menyaksikan praktek penyusutan kepala ini. Prakteknya dilakukan dengan melakukan berbagai ritual dan upacara gaib dipadukan dengan keterampilan mereka menysutkan kepala manusia. Kepala manusia ini akan menyusut seiring dengan waktu, bisa menyusut dari ukuran kepala manusia normal, sampai hanya seukuran bola bisbol.

Metode yang dilakukan memang agak berbeda dari suku ke suku, namun pada umumnya berlangsung seperti ini:

1. Begitu seorang suku Jivaro membunuh seorang musuh, ia memancung kepala sang musuh sedekat mungkin, dan membawanya ke suatu tempat yang aman dimana dia melakukan suatu ritual upacara, dan membuat sayatan pada kepala tersebut dari bagian atas hingga ke bagian lehernya.
2. Melalui sayatan tersebut ia mengkuliti tengkorak tersebut, melepaskan daging dan kulit wajah serta kulit kepalanya secermat mungkin.
3. Setelah membuang tengkoraknya, ia memasang kulitnya pada pegangan yg terbuat dari kayu, lalu merendamnya di dalam wadah air panas yg membuatnya sedikit menyusut. Berikutnya, sebuah sebuah cincin yg terbuat dari pokok anggor dijahitkan pada sayatan di lehernya untuk memegangnya setelah batu-batu panas dimasukkan ke dalamnya.

Ritual gaib ini dipadukan dengan setiap proses baru sementara proses penyusutannya dimulai dengan mengisi kepala tersebut dengan pasir panas dan terus menggerakannya hingga merata ke seluruh bagian. Setelah pasirnya mendingin, pasir dipanaskan dan dimasukkan kembali ke dalam kepala yang dikelupas dengan pisau setiap kalinya untuk membuang tisu yang terbakar. Secara bertahap, sementara kepala tersebut kering dan menciut, suku Indian itu terus membentuknya dengan tangan, sehingga penampilan alaminya-bahkan ekspresi alaminya saat mati-dapat dipertahankan walaupun sudah menyusut…

Salah satu contoh mayat yg disusutkan ukurannya berada di Museum New York, yaitu seorang pria berkulit putih-seorang pejabat Spanyol. “Conquistador (penakluk)” tua yang malang ini sedang mencari “El Hombre Dorado”, sang manusia emas, lalu ia ditawan dan dibunuh oleh suku Jivaro yang menyusutkannya dari manusia hidup setinggi 177 cm menjadi sebuah mumi menyusut yang tingginya tinggal 79 cm!

Prakteknya sangat kejam dan tidak manusiawi sekali.
Coba bayangkan jika praktek ini menyebar di Indonesia..hii.. apa jadinya ya?
(dari berbagai sumber)

Category:   Leave a Comment
Gates, Tentang Ambisinya Terhadap Yahoo

Jika ditanyakan kepada Bill Gates apa yang membuatnya sangat ingin meminang Yahoo, hingga rela memberikan penawaran seharga lebih dari $40 milliar dollar, maka jawabannya adalah orang-orang yang ada di dalam Yahoo. Yup, Billl Gates sangat menginginkan orang-orang yang berdiri di balik Yahoo selama ini. Bukan produk perusahaan, iklan, ataupun market share yang dibidik oleh Gates, namun para ahli yang berdiri di balik kesuksesan Yahoo tersebutlah yang diinginkan Microsoft untuk membuat langkah maju menyaingi Google.

Dalam sebuah interview setelah ia menjadi pembicara di Standford University kemarin (19/2), Gates mengatakan bahwa untuk membangun sebuah aplikasi mesin yang handal, dibutuhkan tenaga ahli yang handal untuk menangani kebutuhan algoritma program dan membangun infrastruktur komputasi yang handal. “Dibutuhkan banyak tenaga ahli komputer untuk mewujudkan fenomena tersebut”, kata Gates, seperti yang dilansir news.com. “Semakin banyak tenaga ahli yang dapat dikumpulkan untuk mengerjakan hal tersebut, semakin cepat pula nantinya pengejaran rating dapat dilakukan. Karena walaupun perusahaan advertiser dan banyaknya pengunjung merupakan hal yang penting, namun menempatkan ahli-ahli yang tepat merupakan suatu kunci dari semua itu”, sambung Gates.

Lebih lanjut Microsoft mengindikasikan bahwa dengan atau tanpa Yahoo pun mereka tetap akan membuat rencana untuk membendung Google. Untuk itu Microsoft menyatakan bahwa rencana tersebut sebenarnya akan dapat berjalan lebih cepat jika mereka berhasil mengakuisisi Yahoo, daripada berjalan sendiri.

“Disamping untuk memecahkan masalah kebutuhan akan tenaga ahli, kombinasi dengan Yahoo akan membuat akselerasi yang lebih baik, karena Yahoo mempunyai banyak tenaga ahli yang handal yang telah banyak mengerjakan banyak hal pula,” kata Gates.(dna)

Category:   Leave a Comment
Advanced video encoding session at MAX 2007

Lisa Larson-Kelley led a good session on advanced video encoding at MAX. Here are some notes I took on the session. Note that her blog, www.flashconnections.com, will have complete information and links that will be better than these notes. But in case this is useful, thought I would add them here anyway to give you a taste of what went on.

The session covered: general info to understand the FLV format and codecs, info to help you improve the quality of your FLVs and FLV playback, best practices, settings you can make when you encode video, and info about HD and FLV (and info about the new Flash Player code named Moviestar).

Showed an FLV playing back at full screen running at 1080p (HD) - demonstrated the great, crisp quality that’s possible using proper encoding settings. She played this through the beta version of Flash Player.

Some of the new things available in Moviestar include HD, H.264 codec, base/mainline/high/high 10 profiles of ISO 14496-10 standard. Also referred to as AVC (squeeze encoding profiles). Details of what’s not supported - MPEG-4 pt. 2 (XVid, DivX), H.263, Sorenson 3, Fairplay protected video (itunes DRM content, etc).

Coming up, VP6-S (simplified) - this will work in Moviestar. Strips out some stuff to reduce size or something like that. This simplified version of VP6 does support alpha channel.

Audio. AAC support ISO 14496-3 standard. Default for iPod and PS3, and will play in Flash Player as long as it’s not DRM protected.

Hardware acceleration - frees up CPU, new API to select which area to cache in the hardware, which area of your Flash app.

Codecs vs containers: H.264 is a codec, and FLV is the container.

Four things to think about when you encode things

- H.264 handles pans and zooms and fast movement well - if you have these things, choose an appropriate codec if possible.

- Audience reach. If you need a wider reach you may need to go with an earlier version player.

- Archive-ability. H264 is a more open format, so it is easier to archive and play years forward

- Licensing. H264 is not completely open. You need to pay fees if you use it commercially, so if this applies to you see the FAQ on Adobe.com.

Footage fundamentals

Compromise when you encide. File quality to file size. File size goes up if you want it to playback smoothly. Consider dimensions of the video - smaller dimensions lowers file size. Consider the framerate (more frames filesize goes up), minimize artifacting when you improve quality.

Start with a profile and then tweak your settings according to what your footage is like.

When you’re encoding, start with the highest quality video file that you can get, and then compress from that.

Often you will get a DVD from a client, so you will need to rip it (demux). Separate the audio and the video. On Mac you can use software like MacTheRipper and Handbrake (I use Mac… sorry I didn’t note Windows, but they’re easy to find…). Convert the file to a MPEG or a MOV file and then encode.

Taking video footage. Shoot in proressive mode. Use a tripod and avoid pans and zooms. Avoid fades and dissolves, Avoid using your camera’s autofocus and autoexposure. Use proper lighting (this will help you avoid those big dark spots that have lots of artifacting when you encode and you get that pixelly dark area in the back that sort of shifts). Get proper audio because that’s hard to fix and will totally detract from your video online — it will distract the user and ruin the whole thing. Also avoid ambient noise.

Transmuxing — take video out of one format and convert it to another.

Squeeze: good at - preprossing filters, batch encoding, auto keyframe placement, and you can FTP video right from the software.

Flix: has vector video, can use to add watermarks (but add these using flash if possible… do add to the video file if you’re concerned about the video going across the interwebs), and it’s cheaper.

Progressive H264 issues.

Moov atom: like metadata, player needs to have this data at the beginning of the file. However, Premiere and After Effects currenly put it at the end of the file. You can use a utility to move the moov data to the beginning of the file. Use QTindexswapper (AIR app), or QT Pro and prepare for internet stream/fast start.

FLV issues

FLVCheck on Labs to fix FLV files metadata formation. Then you can use Burak’s metadata injector to fix any issues.

Encoding steps

1) watch and analyze the video and note dimensions and frame rate. She notes that you can get info and see this depending on format.

2) Bandwidth target - choose if you want to detect this and how. And plan what you’ll do based on gathered information. Or if you do this server side with FMS.

3) Choose your target datarate. Don’t rely on using all of users bandwidth because they’ll be doing other things too. Use 70-80% of the target user’s bandwidth. If the video is low quality, plan to use a higher bit rate.

4) Choose a frame size - 4:3 or 16:9 and use a fraction of that. Also act for square (computer) or rectangular (broadcast) pixels. Make sure that you don’t stretch the image. One way to make sure you’re not stretching is to encode a perfect circle on first part of the video, then you can easily tell if you’re stretching it when you encode.

5) Choose an optimal frame rate.

6) SEt keyframe interval. Automate this if you can. Or if there’s lots of motion, it’ll put in too many keyframes. Fewer keyframes is better if you can do this. Progressive video with a scrubber bar - you need more keyframes in this situation because you can only seek to the keyframes.

7) audio compression. Always use MP3 audio encoding - use AAC with H.264. Always encode the audio too, Flash needs this for syncing the framerate.

8) If applicable, alpha channel. Crop the video down to the masked area. Note that it takes longer to encode.

Streaming or progressive.

CBR - streaming, VBR - progressive [allocates datarate when needed]. Always use 2-pass encoding [1st pass plans how to encode, 2nd pass actually encodes the file. Results in smaller and better video].

Best Practices.

Try to encode from a video editor. Flix and Sorenson Squeeze both have exporter plugins available. Also there’s a FLV QuickTime export plugin.

If not, then save as QuickTime using Video codec (Mac) or Uncompressed AVI (Win).

Deinterlace always, if shot in Progressive mode. Apply the deinterlace filter, “upper field”

Apply pre-processing filters, white/black restore if using Squeeze.

HD video

720p - recommend 1.5 GHz processor

1080p - recommend 2.5 GHz processor

Visit her blog at www.flashconnections.com for more info.

Category:   Leave a Comment
How To Encode Your Videos For YouTube’s New High Quality Option

How To Encode Your Videos For YouTube’s New High Quality Option

You Tube

Now that YouTube has started offering higher quality videos, the old settings for encoding your videos should be tossed out the window. This tutorial will walk you through the steps required to encode your video for YouTube using the free SUPER Video Encoder . If you are using a professional software like Sorenson Squeeze or Apple Compressor, or even the inexpensive QuickTime Pro Player, many of the same settings will be available. Additionally, if your editing software supports H.264 (as either MP4 or MOV) encoding, you may be able to skip the reencoding process and export directly for upload to YouTube using the compression settings below. If you are unsure of the equivalent setting or would like me to include specific instructions for your application, please leave a note in the comments.

*******************************************

UPDATE 12/6/2008

If you are producing HD (16:9) videos for YouTube, you should refer to my latest post on how to encode for YouTube HD format located at:

http://webvideotechniques.com/123/bigger-and-better-encoding-for-youtube-hd

UPDATE 5/30/09

The default QuickTime H.264 export only supports up to 2Mbps as it uses the Baseline profile. You may want to use SUPER, Handbrake or a professional encoding software like Squeeze or Episode Pro to compress your video.

This guide recommends SUPER, but I now prefer and recommend the free and open source encoder Handbrake (http://handbrake.fr/)

This tutorial assumes that you already have edited your video and have exported to the highest quality possible.

Here are some tips for exporting from your NLE software before encoding:

  • Export uncompressed video and audio as MOV or AVI
  • Make sure your video is progressive/deinterlaced
  • If your video is SD NTSC, then export as 640×480 (if you are using PAL you will need to crop first)
  • If your video is 16:9 widescreen but less than 1280×720, export as 640×360 (If your video is 1280×720 or above, then refer to the HD guide at http://webvideotechniques.com/123/bigger-and-better-encoding-for-youtube-hd)
  • Use 44.1KHz Sample rate to avoid audio quality issues

The current high quality resolution on YouTube is 480×360 (4:3 SD) and 480×270 (16:9 Widescreen). During testing I found that uploading a 640×480 (4:3 SD) or 640×360 (16:9 Widescreen) produced a higher end data rate even though YouTube downsizes the resolution during encoding. Using the larger resolution (and data rate) source file also future-proofs your video if they decide to raise the quality level again in the future. That way you do not have to re-upload later if they change the size/quality. Now that they are allowing up to 1024MB (1GB) for uploads, there is plenty of room to go with the higher resolution version.

I downloaded a few of the new high quality videos and most have been approximately 400-500kbps Video and 120kbs for the audio, a nice bump up from the 250-350 combined data rates for the lower quality. One of the reasons that they look so good is due to the fact they are using the new H.264 codec in a MP4 wrapper for the video and AAC audio. The H.264 codec is the de facto standard for high quality video on the web today and the older Flash codecs Spark pro and On2 VP6 just can’t deliver the same quality level vs filesize at the same data rates.

Our goal is to upload the highest quality possible that will take full advantage of the current high quality video encoding as well as give us some headroom for future quality increases.

Enough with the details, just give me the encoding settings!

  1. Open SUPER and import your source video. Make sure you do not change any default settings except for the ones noted below.
  2. Set Output Container as: MP4
  3. Set Output Video Codec as: H.264/AVC
  4. Set Output Audio Codec as: AAC LC
  5. Under Video Scale Size, check the More box and enter 640 : 480 (4:3) or 640 : 360 (16:9 widescreen)
  6. Set Aspect to 4:3 for SD or 16:9 for HD/Widescreen
  7. Set Frames per Second to match the fps of your source video (Note: As long as your Source is progressive, you can use virtually any frame rate 24, 25,30, etc.)
  8. For Bitrate kbps, choose 4080
  9. IMPORTANT: Depending on the amount of movement and color in your video, you may need to raise the bitrate. During testing using a clip with a lot of motion, 4080 provided the best end results. If the video you export has blocks or artifacts, then you may try raising the bitrate to 5000kbps.
  10. Make sure “Hi Quality” selected BUT NOT “Top Quality”
  11. Uncheck 48k Audio
  12. Select a Sample Rate of 44100
  13. Set the channels to 2
  14. For Bitrate kbps, select 256
  15. Click the encode button to encode your video

Below is a screenshot of the SUPER interface with all of the correct settings:

Here is the equivalent settings in Sorenson Squeeze 5:

With the video that I used for this tutorial, I found that if I uploaded a video that was less than 4080kbps, then the end bitrate after YouTube encoded it was lower and if I raised the bitrate to higher than 4080kbps, then the end bitrate was the same as it was when I used 4080kbps.

Here are some details from my tests:

640×360 @ 3000kbps, end result was 480×270 @ 439kbps
640×360 @ 4000kbps, end result was 480×270 @ 501kbps (Sweet spot)
640×360 @ 5000kbps, end result was 480×270 @ 501kbps

For audio, the bitrate capped out at 124kbps.

Here is the final video (High Quality version) on YouTube (http://youtube.com/watch?v=ePOV7CWpLSA&fmt=18)

(Special Thanks to My Digital Life for the tip on how to get the embed code to show the high quality version)

If you have any questions or tips for encoding high quality You Tube videos, please post in the comments. Also, if you used these settings to encode your video(s) for YouTube, post links to your videos.

Related posts:

  1. Bigger and Better: Encoding for YouTube 720p HD
  2. 10 Expert Tips for Encoding Web Video
  3. SUPER Open Source Video Encoder & Player
  4. YouTube Tips & Tricks: Formats, Embedded Players, APIs and More

Category:   Leave a Comment
Call Me Hacker Part 3

Hacker?!

Hayah, basi! Macam ga ada topik pembahasan lain aja deh. Udah deh, napa harus terus-terusan hacker-hacker-hacker-hacker mulu… ga bosen apa?

Mending ya buat topik blog itu yang berbobot sedikit. Contoh: goyang Inul, bibir sexy Julie Perez, goyang hot patah-patah Uut, Dewi Persik kena panuan, Baiquni tetap paling ganteng, Bolot tewas disambar bemo, dll etc soon bla-bla-bla…

Dendam sih boleh dendam sama yang namanya hacker, lamerz, script kiddies, cracker yang semuanya itu kampret kudisan panuan ga ada matinya. Tapi… mbok ya dihargai donk para pembaca setia BAIQUNI.NET yang selalu setia menunggu hits-hits terbaru dan bermutu postingan-postingan di sini. Kasian kan kalo mereka malah disuguhi oleh postingan ga penting soal hacker-hacker-hacker dan hacker… ampun dj!

Sadappp… sadapp… sadapp… !!!

Eh denger yee, ne blog punya gw, suka-suka gw donk mo nulis apa. Mo nulis yang intelek lah, melo lah, ampe kalo gw mo nulis sampah pun ya itu hak gw. DILARANG KOMENTAR !!!

OK. Jadi begini neh ceritanya. Ada cerita lucu dari seorang temennya temen, dia punya paman, pamannya itu kawin sama sodaraannya dia, dan sodaranya itu 3 tahun kemudian cerai lantas kawin lagi ama duda anak 5. Nah, salah satu anak duda tersebut yaitu si Robi anak ke 4 itu ternyata pacaran ama sepupunya kawannya adik si Sukri. Jadi, intinya selingkuhannya pacarnya adiknya Sukri yang juga mantannya si Andi itu ternyata backstreet (selingkuh) diam-diam ama si Projo, dan si Projo ini ternyata seorang operator warnet yang 12 jam nongkrong terus di warnet ga ada matinya. Di warnetnya Projo itu ada aplikasi mIRC dan si Projo sering chat di mIRC itu. Dan loe pada tahu ga, ternyata temen chattingnya si Projo itu hacker!!!

Jadi temennya si Projo akhirnya cerita kek gini (aslinya tu kawannya Projo ceritain ke si Projo, terus si Projo ke temennya lagi ampe deh ke gw).

Sebenarnya daripada dibilang lucu lebih menjurus ke cerita sedih.

Temennya si Projo yang kita sebut saja dengan nama Irwan (nama samaran .red) suatu hari pergi ke warnet. Warnet yang dia datangin itu langganan tetapnya, jadi dia milih kursi no 5. Kursi kesayangannya dia, soalnya itu kursi udah di benchmark (bener ga gitu nulisnya?) habis-habisan sama si Irwan, jadi jalannya itu kenceng banget.

Waktu dia kunjungin salah satu website lyrik-lyrik lagu terbesar di Indonesia, ga sengaja dia nemuin kode ERROR !!!. Nah, insting iseng si Irwan buat “bobol” pun kambuh. Pengen ngerasa, gimana seh rasanya merawanin website sekaliber itu.

Ternyata code errornya ceritain bahwa fungsi include file yang berisi username, password database sedang ada masalah. Trus dia coba akses direct file yang berisi info database tersebut, dan WOW! Dengan mudah si Irwan bisa ngintip username dan password database website lirik terbesar tersebut.

Tapi username dan password saja tidak cukup, karena biasanya database MySQL membatasi akses hanya dari host local saja. Dan yang memalukannya adalah, database tersebut bisa diakses via remote.

Si Irwan buru-buru cari software buat liat-liat database yang user friendly, soalnya si Irwan kan cuma lamerz (stt… plis jangan bilangin si Irwan ya, ntar dia marah kalo gw katain lamerz). Si Irwan pake software yang namanya “MySQL Front” tentunya yang sudah dicrack.

Setelah si Irwan masuk ke database tersebut, dia lihat-lihat, ternyata ada satu table yang berisi username, email, dan password member website tersebut. Yang lebih menggembirakan si Irwan adalah, passwordnya tidak di encrypt dan ada tanggal lahir semua member serta jenis kelaminnya. Otak mesum si Irwan pun segera beraksi.

Trus dengan command sederhana SELECT email, password, no_hp, FROM members_web WHERE tahun > 1987 AND kelamin = ‘cewe’ AND status = ‘perawan’;

Dari perintah SQL itu aja terlihat betapa mesumnya si Irwan pengen cewe yang “masih perawan” dan “cewe” serta diminta no handphonenya. Hallo… hari gene masih cari yang perawan? Yakin…

Akhirnya, melalui seleksi ketat di dapatlah 1 nama yang dirasa cocok: “Sari Indah Ayuningsih” dengan tanggal lahir 31 Maret 1989 dan no handphone… *rahasia*

Kenapa si Indah yang dipilih Irwan? Ternyata dalam table member juga terdapat satu field dengan tipe BLOB yang berisi binnary fotonya si Indah. Di antara semua cewek, si indahlah yang paling cakep, seksi, putih, dan… wow !!!

Singkat kata, Irwan coba deketin itu cewe. “hi, qm sari indah ayuningsih ya? leh nalan ga…

Si Indah yang ga ngerasa kenal ama Irwan nanya balik, “iya, qm cp? kok tw aq…

Irwan yang ngerasa dikasi angin pun giat, “tauk donk… qm yang ultah 31 maret 89 kan… suka kucing ya?

iya, ne cp cih… ih, blg donk!

Ga sampai 3 hari, Irwan akhirnya bisa akrab dengan Indah. Lama-lama-lama akhirnya Irwan benar-benar kecantol. Indah ternyata manja, lucu, dan gemesin.

Namun, keindahan Irwan tak berlangsung lama. Iseng suatu hari Irwan coba masuk ke emailnya Indah yang notabene passwordnya adalah tanggal lahirnya. indah***@gmail.com : 310389 , sama seperti password membernya juga di website yang berhasil ditembus Irwan.

Ternyata, di dalam inbox si Indah ada beberapa archives recent chat dia dengan beberapa orang. Salah satunya chatting Indah dengan seseorang bernama Ketut.

Ketut anak Bali, dan Indah adalah cewe sunda yang kerja di Bali. Indah bekerja di bagian traveling.

Indah dan Ketut berkenalan, diperkenalkan oleh kawannya Indah namanya Santi. Percakapan mereka lebih intens di layanan skype. Ternyata Indah pengguna skype aktif daripada chatting via Yahoo Messenger atau mIRC.

Dari percakapan tersebut diketahui sebuah kejadian. Suatu hari Indah main ke kostnya Ketut, karena Ketut ngeluh dirinya sakit. Indah yang tidak berprasangka pergi saja ke kosannya Ketut. Ternyata, di kosannya Ketut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Di percakapan skype, indah mengeluh takut, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Ketut dengan sosok bak pahlawan berkata, “Tenang dik, aku pasti tanggung jawab

Dari arsip percakapan itu juga Irwan akhirnya tahu, Indah ditinggal Ketut begitu saja setelah 2 bulan kejadian. Ketut hilang, dan Indah lost contact dengan Ketut.

Namun yang lebih parahnya lagi, selain arsip percakapan dengan Ketut. Indah juga menerima puluhan email, yang isinya sama: ajakan kencan dengan bayaran.

Irwan hancur. Dan bisa ditebak, hal yang dilakukan Irwan ujungnya adalah hal-hal yang bersifat destruktif. Setelah kejadian itu, untuk mengisi sakit hatinya, Irwan coba-coba lagi melakukan hacking. Tak perlu waktu lama bagi Irwan untuk menemukan korban yang potensial.

Sebuah hosting berhasil ditembus dan Irwan mendapatkan database semua account di sana. Ternyata penyedia layanan tersebut membukukan laba, serta database membernya menggunakan software billing WHMCS. Dengan permission yang begitu buruk, Irwan dengan mudah membaca file configuration.php milik WHMCS, lantas Irwan pun menghubungkannya dengan database tersebut.

Sekilas begitu sulit untuk menghajar password root yang ditanam di software WHMCS, di encrypted. Namun Irwan sudah paham seluk-beluk tersebut. Irwan hanya butuh mengkopi paste password yang ter-encrypted tersebut ke dalam database localhost Irwan yang ternyata telah diinstall WHMCS juga versi nulled.

Irwan masuk ke http://localhost/whmcs/admin/ dan masuk ke bagian Configuration > Servers. Lantas Irwan melihat password root hosting tersebut: 5TfdAghCgr$

Segera saja Irwan pergi ke WHM targetnya tersebut, memasukkan username root dan password 5TfdAghCgr$. Boom! Ada lebih dari 1400 website yang ada dalam hostingnya tersebut.

Tak perlu waktu lama, Irwan membuat satu skrip bash shell untuk melakukan mass defacing. Namun sebelum konek ke SSH target, Irwan terlebih dahulu konek ke sebuah account cpanel demo yang bertebaran di internet untuk melakukan SSH Tunnel.

# id
uid=0(root) gid=0(root) group=0(root)

# > mass.sh && nano mass.sh

# bash mass.sh

Bingo! Keseluruhan account website yang berada di bawah layanan hosting tersebut terdeface. Semua halaman diganti dengan foto sexy dan foto-foto vulgar Indah yang berhasil diintip dari folder Sent dalam email Indah untuk beberapa kliennya sebagai service tambahan. Foto-foto tersebut sangat pribadi. Sedangkan halamannya sendiri bertuliskan: “All of you has been hacked! For Indah, I hate you… !!!

Ada perasaan luapan kegembiraan untuk menutupi kekesalan Irwan terhadap Indah. Beberapa website berita memberitakan kejadian hacking massal tersebut karena di dalam account hosting tersebut terdapat juga beberapa website populer.

Foto-foto vulgar Indah tersebar dimana-mana, dan beberapa forum tetangga memajang foto-foto Indah sebagai santapan lezat.

Pamor Irwan naik, orang-orang mengelukan dia sebagai hacker. Irwan pun merasa di atas angin, merasa dia hacker.

Pantaskah Irwan disebut hacker?

Call me hacker, you only looser babe… trust me !!!

sumber : http://baiquni.net/call-me-hacker-part-3.html

Category:   Leave a Comment
Call Me Hacker Part 2

discussion, internet April 29th, 2009

hackerBeberapa orang merasa bangga jika sudah berhasil menghack puluhan website (cih, baru puluhan aja sudah bangga). Lantas mereka menggambar-gemborkan hasil raihan mereka tersebut ke forum-forum hacker, dengan bangga mereka berucap: “CALL ME HACKER!

Aku yang cuma korban hanya bisa melongo dongo. Anjrit!

Malah beberapa hacker lamerz, cracker, script kiddies yang berhasil membobol beberapa server melakukan ritual aneh mereka. Memasang bot, memasang backdoor, install psybnc atau install eggdrop, rm -rf /var/log/, dll. Beberapa malah lebih canggih, menjadikan server tangkapan mereka sebagai zombie, entah digunakan untuk melakukan spam, atau sekedar menjadi pion malang untuk melakukan serangan DDoS.

Barusan aku membaca sebuah email salah satu korban hacking yang sama sepertiku. Dia orang kebangsaan Philipina, bisnisnya bergerak dalam bidang Internet Marketing Advertising. Sekilas terdengar hebat, namun ada cerita sedih di balik itu semua.

Servernya berlangganan di Layeredtech, sebuah perusahaan penyedia server. Tidak tanggung-tanggung, dia membeli 2 server dengan harga sewa per server antara $289 – $387 (LT-INTEL-XEON-CLOVERTOWN-5320-1.86-APRIL24)

Ternyata, servernya itu disusupi oleh orang-orang yang ga punya otak dan perasaan. Tega-teganya cecunguk hacker lamerz tersebut menjalankan service-service yang tidak sepantasnya, seperti membangun IRCd. Tidak cuma itu saja, website-website yang ada di dalam server tersebut ditanami beberapa program jahat.

Untunglah penjahat-penjahat tengik itu bukan berasal dari Indonesia.

Namun yang lebih menyedihkan lagi adalah ketika dia chat dengan sales layeredtech tersebut (kopi-an chat mereka ada di email korban, makanya aku jadi tau). Dia seperti di pingpong oleh sales-sales busuk kapitalis tersebut, dan ujung-ujungnya dia meminta layanan DEFCON system protection yang ada di fastservers.net.

Sepertinya dia begitu memelas ketika chat dengan orang-orang dari layeredtech. Kasian ku lihat.

Aku benci dengan hacker busuk yang sudah menjajah servernya, namun yang lebih ku sayang adalah sang korban Philipina tersebut yang seperti dibohongi oleh sales-sales kapitalis penjual server tersebut.

Mereka bilang, layanan DEFCON protection tersebut akan mengamankan server si korban. Server si korban juga akan diinstall ulang untuk membersihkan segala virus-virus. Layanan tersebut dilengkapi dengan IDS, Port monitoring, etc bla-bla-bla.

Sebenarnya apa yang dikatakan sales-sales kapitalis tersebut tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar. Dengan menginstall berbagai macam aplikasi keamanan tidak menjamin bahwa server akan 100% aman. Ada banyak cara untuk masuk dalam satu celah keamanan.

Seperti yang baru saja kulakukan, masuk ke server si korban, membaca email korban lantas merasa kasihan.

Untuk kamu-kamu yang merasa hacker, STOP! Hentikanlah tindakan kalian menghabiskan resource orang-orang tak berdosa atau menginstal bot-bot busuk kalian lantas kalian angkuh dan menjadi bangga. Sadarilah, di atas kesenangan kalian tersebut, ada orang lain yang bakal menderita.

Renungkan, bagaimana jika kalian yang menjadi korban? Oleh karenanya, segeralah bertobat. Hacker yang benar bukanlah mereka yang merusak, namun mereka yang membangun. Seperti hacker-hackernya Windows dan Apple yang bisa mendapatkan uang dengan membangun sistem operasi yang begitu kinclong.

Call me hacker? Not yet, you still lamerz mother fucker!!!

sumber : http://baiquni.net/call-me-hacker-part-3.html

Category:   Leave a Comment
Call Me Hacker !!!

hacker

Call me hacker !!!

Mungkin begitulah kata-kata yang ingin diucapkan oleh para lamerz, script kiddies di seluruh dunia. Mereka membutuhkan pengakuan dari pihak ketiga atas kemampuan mereka. Tak ada yang peduli, maka banyak website bertumbangan.

Seorang hacker cracker akan mencoba menghancurkan website Anda lantas pura-pura dengan tampang yang sok memang bloon pinter menuliskan nama mereka dengan tinta merah dan latar belakang hitam: “You have pwned, patch your system or…” atau sesuatu untuk menunjukkan identitas kelompok mereka biar dianggap memiliki kelas dalam dunia maya hitam tersebut.

Semakin banyak website yang mereka tumbangkan maka semakin berkibarlah nama mereka dalam perkumpulan cecungguk-cecungguk dunia underground. Percaya atau tidak, kebanyakan mereka itu adalah BODOH dan tidak mengerti konsep bagaimana komputer bekerja. Andalan mereka hanyalah tools hacking dan sedikit tips & trik cara membobol website. Anehnya lagi, beberapa millenium ini muncul buku-buku hacking kampungan yang membahas cara hacking dengan aman, cepat, tuntas dan mudah.

Anak-anak kemarin sore yang merasa begitu ahli karena sudah mampu membobol website yang dicarinya dengan google hacking lantas muji-muji diri sendiri. Akulah hacker… bullshit!!!

Dan mereka merasa di atas awan, tetapi ketika ditanya: mengapa segala hal tersebut mampu terjadi? Bagaimana pendapatmu tentang jaringan. Bagaimana konsep jaringan dan apa beda ethernet dan TCP/IP. Sumpah, mereka akan bingung atau dengan sok hebat berkilah: “Cari saja di google

Owh ya sudahlah. Tak perlu kita berpanjang lebar bercerita tentang hacker-hacker suck yang ternyata cuma kiddies dan lamerz. Biarkan mereka berangan-angan menjadi hacker padahal kemampuan se-iprit itu ga ada gunanya sama sekali.

Saya? Oh, kalau saya hanya korban dari keganasan mereka saja. Saya benci mengapa mereka memilih saya menjadi korban. Saya tahu saya adalah tolol, saya adalah bodoh, namun apakah pantas saya yang menjadi korban kejahilan daripada hacker-hacker kunyuk itu?

Apakah Anda-anda para hacker begitu terpukul atas kegantengan saya? Ataukah karena saya begitu keren dan gaul abis. Atau karena saya sebentar lagi akan berjodoh dengan Nikita Willy?

Pliss deh, main fair saja dan jangan ngaco… !!!

Call me hacker? Never been said m*ther fu*ker !!!

sumber : http://baiquni.net/call-me-hacker.html

Category:   Leave a Comment