10 Kebiasaan Makan yang Buruk

Spoiler untuk :
1.Makan Terlalu Cepat

Menelan makanan terlalu cepat bisa berakibat buruk. Banyak udara tertelan yang dapat mengakibatkan kembung. Terburu-buru mengunyah dan menelan makanan dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, karena sebenarnya di mulut, makanan dihaluskan oleh gigi dan dibantu air liur. Terlalu cepat waktu di mulut mengakibatkan lambung bekerja lebih keras. Makan terlalu cepat juga membuat tubuh jadi gemuk, karena tidak memberikan cukup waktu bagi otak untuk mengirim sinyal ke perut. Paling tidak dibutuhkan 20 menit untuk memberi pesan bahwa perut Anda penuh.
2. Melewatkan Sarapan

Mungkin pagi hari sangat sibuk, jalanan macet, takut terlambat tiba di sekolah atau di kantor menyebabkan banyak orang melewatkan sarapan. Kadar gula darah biasanya turun di malam hari, jadi otak kita biasanya kosong sampai kita makan di pagi hari. Studi menunjukkan bahwa kemampuan berpikir, mengingat dan bekerja meningkat apabila di pagi hari kita menyempatkan diri untuk sarapan. Selain itu makan pagi mengurangi keinginan nyemil sebelum jam makan siang atau makan lebih banyak kalori di siang hari. Makan sarapan benar-benar membantu kita menjaga berat badan.
3. Makan sebelum tidur malam hari

Metabolisme tubuh menurun dan mencerna makanan lebih lambat di malam hari. Bila kita makan kebanyakan di malam hari, tubuh akan bekerja lebih keras menyerap nutrisi sementara energi dibawa tidur sehingga jadilah lemak. Sebagian organ-organ terpaksa harus kerja keras mencerna dan menyerap makanan di malam hari, sehingga meskipun tubuh anda “tidur”, namun sebagian organ tetap bekerja, sehingga tubuh tidak beristirahat total, pemulihan kurang sehingga bangun pagi terasa kurang segar.
4. Kebanyakan minum kopi

Ilmuwan dari Johns Hopkins Medical School memberitakan bahwa orang yang minum lebih dari 5 cangkir kopi setiap hari beresiko 3 x lebih besar mempunyai masalah pada organ hati dibandingkan dengan orang yang tidak suka minum kopi. Penemuan lain dari peneliti Belanda menemukan bahwa wanita yang minum terlalu banyak kopi dapat mempunyai masalah kesuburan. Penelitian lain menunjukkan minum 3 cangkir kopi sehari bisa meningkatkan resiko kanker pankreas.
5. Kebanyakan gula

Kebanyakan kadar gula dalam darah mengakibatkan diabetes. Banyak orang menjadi gemuk bukan karena kandungan kalori dalam gula namun karena gula memiliki peran dalam mempengaruhi keseimbangan hormon kita. Nafsu makan meningkat dan
6. Merokok setelah makan

Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan kapanpun dilakukan, namun bahayanya berlipat-lipat bila dilakukan setelah makan. Penelitian para ahli menemukan bahwa merokok sebatang rokok setelah makan sama dengan 10 batang (resiko kanker jauh lebih besar).
7. Melakukan diet ketat di hari biasa, namun “balas dendam” di weekend

Setelah dari Senin – Jumat sukses mengerem diri, namun saat weekend, banyak orang libur diet dan makan terlalu banyak. Hal ini kurang baik.
8. Makan makanan mentah

Sudah banyak artikel yang membahas bahwa makan makanan mentah sangat tidak baik dan tidak higienis bagi tubuh, terutama ancaman bakteri yang belum mati.

9. Makan menjadi pelampiasan saat sedih dan kecewa (bad mood)

Banyak orang saat merasa tertekan perlu menghibur diri dan makan kalori lebih banyak, hal ini tidaklah baik.
10. Tidak cukup minum air

Tahukah anda bahwa setiap saat kita merasa haus tandanya kita telah dehidrasi? Kekurangan cairan membuat tubuh kita terasa capai dan lapar, membuat kita mencari makanan padahal sebetulnya yang kita butuhkan adalah segelas air. Biasakan bawa sebotol air kemanapun anda pergi agar kebutuhan cairan anda terpenuhi. Hal ini membantu kita mengontrol nafsu makan dan berat badan. (erabaru.net/ch)

 
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response.
0 Responses